KOTA
BANDUNG

Sistem Informasi Manajemen Terpadu (Simpadu) PMI Kota Bandung - Provinsi Jawa Barat

PMI Kota Bandung terus tingkatkan kemampuan relawan dengan pelatihan manajemen jenazah

Bandung, 28 November 2025 – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung resmi membuka kegiatan Pelatihan Manajemen Jenazah bagi para relawan. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas relawan dalam penanganan jenazah yang aman, humanis, dan sesuai standar kesehatan maupun syariat yang berlaku.

Pelatihan ini diikuti oleh 30 orang relawan dari berbagai perwakilan, ada perwakilan dari PMI Kecamatan, Korp Sukarela (KSR) markas, Korp Sukarela (KSR) Perguruan Tinggi dan organisasi kemasyarakatan yang berada diwilayah PMI Kota Bandung. Selama kegiatan berlangsung, peserta akan mendapatkan materi mengenai DVI, manajemen jenazah, mengelola resiko, pemulihan jenazah, Prosedur Pengangkutan, Pengumpulan dan Penyimpanan jenazah sementara, Pengumpulan Data PM, pengelolaan data dan informasi, rekonsiliasi dan pencatatan kematian, penatalaksanaan jenazah, pemakaman jenazah, pengumpulan dan manajemen informasi tentang orang hilang (RFL) serta materi-materi yang sangat penting dalam penangan jenazah akibat bencana, wabah, serta kondisi khusus lainnya, termasuk teknik penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), komunikasi dengan keluarga, dan aspek keamanan biologis.

Husni Ahmadi sebagai Ketua Pelaksana menegaskan bahwa “Pelatihan Manajemen Jenazah ini merupakan salah satu upaya kami untuk memastikan bahwa relawan PMI Kota Bandung selalu siap siaga dalam berbagai situasi kedaruratan. Penanganan jenazah bukan hanya soal keterampilan teknis, tetapi juga tentang menjaga martabat manusia dan memberikan pelayanan yang aman bagi keluarga maupun relawan itu sendiri. Kami berharap setelah pelatihan ini, seluruh peserta dapat menjalankan tugas dengan lebih profesional dan penuh empati”.

Sementara Ade Koesjanto sebagai Ketua PMI Kota Bandung dalam sambutannya menyampaikan “PMI Kota Bandung terus berkomitmen meningkatkan kapasitas relawan di semua lini, termasuk dalam penanganan jenazah yang merupakan tugas kemanusiaan yang sangat mulia dan sekaligus sensitif. Pelatihan ini diharapkan menjadi bekal penting bagi relawan untuk bekerja sesuai prinsip-prinsip Palang Merah: Kemanusiaan, Kesamaan, dan Profesionalitas. Kami mengapresiasi seluruh Relawan yang mau belajar dan mengabdi dalam bidang yang penuh tantangan ini, demi memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.”

Agar pelatihan ini sejalan dengan apa yang telah disusun dan mendapatkan hasil yang positif bagi layanan PMI Kota Bandung, panitia menghadirkan narasumber yang berkompeten dibidangnya diantaranya Bidokes Dokpol Polda Jabar serta utusan PMI Pusat sebanyak 3 orang yang akan memandu kegiatan pelatihan ini dengan standar kurikulum PMI Pusat.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, PMI Kota Bandung berharap dapat memperkuat sistem penanganan darurat, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap peran Relawan dalam berbagai misi kemanusiaan. Pelatihan akan berlangsung selama 5 hari kedepan, dengan kombinasi materi teori, praktik lapangan, dan simulasi.

Bagi Masyarakat Kota Bandung yang membutuhkan layanan darurat atau kegawat daruratan bisa langsung datang Posko PMI Kota Bandung di jalan Aceh No. 79 Bandung atau menghubungi via telepon (022) 421 3858 atau 0811 244 079.

 

 

Kontributor              : Cecep AG

Dokumentasi            : Cecep AG

Editor                     : Humas PMI Kota Bandung

Berikutnya

PMI Kota Bandung terus tingkatkan kemampuan relawan dengan pelatihan manajemen jenazah

Bandung, 28 November 2025 – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung resmi membuka kegiatan Pelatihan Manajemen Jenazah bagi para relawan. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas relawan dalam penanganan jenazah yang aman, humanis, dan sesuai standar kesehatan maupun syariat yang berlaku.

Pelatihan ini diikuti oleh 30 orang relawan dari berbagai perwakilan, ada perwakilan dari PMI Kecamatan, Korp Sukarela (KSR) markas, Korp Sukarela (KSR) Perguruan Tinggi dan organisasi kemasyarakatan yang berada diwilayah PMI Kota Bandung. Selama kegiatan berlangsung, peserta akan mendapatkan materi mengenai DVI, manajemen jenazah, mengelola resiko, pemulihan jenazah, Prosedur Pengangkutan, Pengumpulan dan Penyimpanan jenazah sementara, Pengumpulan Data PM, pengelolaan data dan informasi, rekonsiliasi dan pencatatan kematian, penatalaksanaan jenazah, pemakaman jenazah, pengumpulan dan manajemen informasi tentang orang hilang (RFL) serta materi-materi yang sangat penting dalam penangan jenazah akibat bencana, wabah, serta kondisi khusus lainnya, termasuk teknik penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), komunikasi dengan keluarga, dan aspek keamanan biologis.

Husni Ahmadi sebagai Ketua Pelaksana menegaskan bahwa “Pelatihan Manajemen Jenazah ini merupakan salah satu upaya kami untuk memastikan bahwa relawan PMI Kota Bandung selalu siap siaga dalam berbagai situasi kedaruratan. Penanganan jenazah bukan hanya soal keterampilan teknis, tetapi juga tentang menjaga martabat manusia dan memberikan pelayanan yang aman bagi keluarga maupun relawan itu sendiri. Kami berharap setelah pelatihan ini, seluruh peserta dapat menjalankan tugas dengan lebih profesional dan penuh empati”.

Sementara Ade Koesjanto sebagai Ketua PMI Kota Bandung dalam sambutannya menyampaikan “PMI Kota Bandung terus berkomitmen meningkatkan kapasitas relawan di semua lini, termasuk dalam penanganan jenazah yang merupakan tugas kemanusiaan yang sangat mulia dan sekaligus sensitif. Pelatihan ini diharapkan menjadi bekal penting bagi relawan untuk bekerja sesuai prinsip-prinsip Palang Merah: Kemanusiaan, Kesamaan, dan Profesionalitas. Kami mengapresiasi seluruh Relawan yang mau belajar dan mengabdi dalam bidang yang penuh tantangan ini, demi memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.”

Agar pelatihan ini sejalan dengan apa yang telah disusun dan mendapatkan hasil yang positif bagi layanan PMI Kota Bandung, panitia menghadirkan narasumber yang berkompeten dibidangnya diantaranya Bidokes Dokpol Polda Jabar serta utusan PMI Pusat sebanyak 3 orang yang akan memandu kegiatan pelatihan ini dengan standar kurikulum PMI Pusat.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, PMI Kota Bandung berharap dapat memperkuat sistem penanganan darurat, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap peran Relawan dalam berbagai misi kemanusiaan. Pelatihan akan berlangsung selama 5 hari kedepan, dengan kombinasi materi teori, praktik lapangan, dan simulasi.

Bagi Masyarakat Kota Bandung yang membutuhkan layanan darurat atau kegawat daruratan bisa langsung datang Posko PMI Kota Bandung di jalan Aceh No. 79 Bandung atau menghubungi via telepon (022) 421 3858 atau 0811 244 079.

 

 

Kontributor              : Cecep AG

Dokumentasi            : Cecep AG

Editor                     : Humas PMI Kota Bandung

Scroll to Top